Sabtu, 12 November 2011

Perawat Selamatkan Nyawa Korban Kecelakaan dengan Bra

Your browser does not support iframes.




Jayne Craig (dok. dailymail)
Settle, North Yorkshire, Menjadi perawat dituntut bisa berpikir cepat dan improvisasi. Seorang perawat yang sedang bebas tugas dengan sigap menggunakan bra sebagai pengganti perban untuk menghentikan pendarahan dan berhasil menyelamatkan nyawa korban kecelakaan di dekat rumahnya.

Jayne Craig (46 tahun) memperoleh 2 penghargaan kesehataan dari University Hospitals of Morecambe Bay NHS Foundation Trust karena telah berhasil menyelamatkan nyawa korban kecelakaan dengan menggunakan alat bantu medis yang tidak biasa, yaitu bra.

Jayne yang sedang bebas tugas menemukan sebuah kecelakaan di kota asalnya. Ia dengan sigap membantu pengendara sepeda motor wanita yang berbaring di tengah jalanan A65 di Settle, North Yorkshire.

Dengan berpikir cepat, Jayne membuat torniket (balutan yang menjepit sehingga aliran darah di bawahnya terhenti) dengan improvisasi menggunakan sabuk dan bra untuk menghentikan pendarahan. Pasien tersebut masih harus diamputasi dan kehilangan kakinya, namun berkat bantuan Jayne ia selamat dari kematian karena tak sampai kehabisan darah.

"Saya berlari mendekatinya (korban kecelakaan) dan melihat ke semua arah. Saya berteriak 'Ada yang punya sesuatu untuk menghentikan darah? Syal atau dasi? Perawat lain menawarkan bra dan seorang pria berlari dengan sabuk di celananya. Saya menggunakan itu, (untuk menghentikan pendarahan)," jelas Jayne Craig, seperti dilansir Dailymail, Jumat (11/11/2011).

Setelah membuat torniket, Jayne terus memeriksa kekuatan denyut nadi dengan stopwatch dan hasilnya cukup baik. Korban kecelakan yang berusia 40-an itu kemudian langsung dilarikan ke rumah sakit.

Kakinya harus diamputasi tetapi tindakan Jayne telah menyelamatkannya dari pendarahan yang bisa menyebabkan kematian.

"Dia (korban kecelakaan) mengirim saya email, email yang indah beberapa minggu yang lalu. Itu adalah salah satu hal yang tegas yang pernah saya baca. Saya tidak berpikir saya telah menyelamatkan nyawa orang sampai saat itu," tutup Jayne.







(mer/ir

Tidak ada komentar:

Posting Komentar