Sabtu, 12 November 2011

Amnesia Sejak Lahir Tapi Bisa Ingat Paris Hilton

Your browser does not support iframes.




Paris Hilton (Getty)
Toronto, Kanada, Orang yang hilang ingatan atau amnesia biasanya tidak bisa mengingat apa-apa. Tapi perempuan berusia 22 tahun yang mengalami amnesia sejak lahir bisa mengingat Paris Hilton tapi tidak dengan teman-temannya.

Perempuan berinisial HC diketahui mengalami amnesia jangka panjang yang dipicu akibat otak kekurangan oksigen saat lahir sehingga bagian otak hippocampus memiliki ukuran setengah dari yang seharusnya.

Daerah otak ini memainkan peran penting dalam mengkonversi kenangan jangka pendek, kenangan jangka panjang serta kesadaran spasial. Karenanya HC tidak mampu mengingat orang-orang yang asing baginya.

Kondisi ini bahkan membuat HC tidak bisa mengingat orang-orang terkenal jika ia tidak sangat akrab dengan orang tersebut seperti Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton. Tapi karena ia gemar membaca majalah selebriti, ia mampu mengenali wajah-wajah yang sering dilihat berkali-kali seperti halnya Paris Hilton.

Untuk mengetahui hal ini ilmuwan dari Baycrest's Rotman Research Institute melakukan studi pertama dengan melibatkan HC dalam suatu tes yang berdampingan dengan kelompok kontrol sebanyak 20 mahasiswa. Studi ini memperlihatkan 40 wajah orang terkenal dan yang tidak dikenal.

Diketahui HC mengalami kesulitan jauh lebih besar dalam mengingat wajah orang-orang yang tidak terkenal, namun ia bisa mengenali para selebriti dengan skor akurasi 85 persen bahkan untuk Paris Hilton akurasinya mencapai 89 persen.

"Temuan kami menambah bukti yang berkembang bahwa memori jangka pendek tidak utuh pada orang yang amnesia, tapi ia akan berfungsi dengan baik jika informasi tersebut memiliki beberapa keakraban masa lalu dengan orang itu," ujar Dr Fergus Craik selaku editor dari Oxford Handbook of Memory, seperti dikutip dari Dailymail, Jumat (11/11/2011).

Meski mengalami amnesia tapi HC berhasil lulus dari sebuah perguruan tinggi dan para ilmuwan mengatakan bahwa ia mampu berfungsi 'relatif normal' meski mengalami kerusakan otak yang signifikan.



(ver/ir

Tidak ada komentar:

Posting Komentar