Sabtu, 12 November 2011

Dansa Berguna Mencegah Lansia Terjatuh

Your browser does not support iframes.




Ilustrasi (foto: Thinkstock)
Jakarta, Para lansia sebaiknya rutin berdansa waltz setidaknya tiga kali seminggu untuk mengurangi risiko jatuh. Latihan menjaga keseimbangannya juga dapat dilakukan dengan cara membawa tas ketika berjalan-jalan. Beberapa latihan lainnya juga dapat memperkuat keseimbangan seperti Tai Chi, yoga dan latihan fisik berupa berjalan atau bersepeda.

Namun aktivitas tersebut baru efektif jika dilakukan secara teratur, setidaknya tiga kali seminggu, sebab efeknya akan menurun jika tidak mempertahankan aktifiitas tersebut.

"Jatuh seringkali menyebabkan patah tulang dan mengakibatkan orang tua kehilangan kepercayaan dan kemandirian, sehingga semakin tua harus semakin banyak berlatih untuk mempertahankan keterampilan keseimbangan diri," kata Profesor Tracey Howe, dari Glasgow Caledonian University.

Mobilitas yang baik sangat penting untuk melakukan kegiatan dalam kehidupan sehari-hari. Tapi menjaga keseimbangan adalah hal yang rumit bagi para lansia sebab membutuhkan koordinasi otot dan sensor dalam sistem saraf. Pada lansia, faktor-faktor seperti berkurangnya kekuatan otot, kekakuan sendi, dan perubahan sistem indera akan mengurangi kemampuan ini.

Penelitian sebelumnya menyarankan bahwa olahraga teratur membantu lansia meningkatkan keseimbangan dan mengurangi risiko jatuh. Prof. Howe dan rekan-rekannya mengatakan bahwa beberapa ide sudah ada, namun masih ada kebutuhan akan bukti berkualitas yang dapat menentukan jenis latihan apa yang paling efektif.

Prof. Howe memeriksa 94 peneltiian yang melibatkan 9.917 orang peserta dan mengidentifikasi berbagai jenis latihan yang telah diuji untuk meningkatkan keseimbangan. Dalam temuan yang dipublikasikan dalam The Cochrane Library, Prof. Howe menjelaskan olahraga dapat ditargetkan untuk meningkatkan kemampuan berjalan, keseimbangan, dan koordinasi.

"Menariknya, kami menemukan bahwa berjalan kaki dan bersepeda tidak meningkatkan keseimbangan meskipun memiliki banyak efek bermanfaat. Apa yang harus dilakukan adalah menggabungkan kegiatan seperti membawa sesuatu saat berjalan atau berdansa yang menggunakan berbagai bagian tubuh," kata Prof. Howe seperti dilansir The Telegraph, Rabu (9/11/2011).

Profesor Howe juga menjelaskan bahwa meskipun durasi dan frekuensi latihan program bervariasi, program latihan akan efektif jika dilakukan tiga kali seminggu selama tiga bulan.



(ir/ir

Tidak ada komentar:

Posting Komentar