Jumat, 15 Juli 2011

3 Rumah Sakit Sumbar akan Saingi RS Singapura dan Malaysia

Your browser does not support iframes.



(Foto: thinkstock)Padang, Sumatera Barat (Sumbar) kini memiliki 3 Rumah Sakit (RS) kelas B dari total 60 unit RS yang tersebar di berbagai daerah. Dengan meningkatkan mutu layanan, 3 RS tersebut diharapkan mampu menyaingi RS negara jiran Malaysia dan Singapura yang akhir-akhir ini menjadi idola kalangan berduit tanah air untuk berobat.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Sumbar, Muslim Kasim, melalui rilis Biro Humas Pemprov Sumbar yang diterima detikcom, Jumat (15/7/2011). Ketiga RS berpredikat Kelas B tersebut masing-masing RS Ahmad Muchtar Bukittinggi, RS M. Djamil Padang dan RSUD Solok.

"Dari total 60 rumah sakit di Sumbar, 21 Unit RS merupakan milik pemerintah, 35 Unit milik swasta dan 4 unit milik TNI/ Polri. 43,3 persen RS diantaranya telah terakreditasi, 20 persen RS pemerintah dan 23 persen RS swasta dengan BOR (Bed Occupation Rate) atau angka rata-rata tempat tidur dalam satu tahun, 70,4 persen," jelasnya.

Dikatakan, RSUD Solok merupakan RS Kelas B ketiga di Sumbar dan telah ditetapkan secara resmi menjadi RS Kelas B pada Kamis (14/7) kemarin. Penetapan itu berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.03.05/520/2011 tanggal 21 Februari 2011. Dengan peningkatan status tersebut, diharapkan RSUD Solok mampu memotivasi manajemen untuk terus berbenah menjadi RS yang ideal dan dicari masyarakat.

Dirjen P2PL Kementerian Kesehatan RI Prof. DR. Tjandra Yoga Aditama, dalam pidato sambutan acara peresmian RSUD Solok menjadi Rumah Sakit Kelas B mengatakan, dari 1.600 RS di Indonesia saat ini dengan berbagai kelas, A, B dan C, yang terakreditasi standar pelayanan umumnya baru 60 persen.

"Dengan demikian, diperlukan upaya perbaikan secara terus menerus dan perhatian secara bersama-sama untuk peningkatan mutu layanan rumah sakit. Peran kalangan mitra seperti pers diperlukan untuk terus melakukan kontrol guna menghadirkan RS yang prima dalam kualitas dan layanan kepada masyarakat," kata Tjandra.

(yon/ir

Tidak ada komentar:

Posting Komentar