Selasa, 01 November 2011

40 Persen Kabupaten Kota Sudah Punya Mobil Keliling untuk Vasektomi

Your browser does not support iframes.




operasi di mobil vasektomi (detikHealth)
Ciawi, Salah satu metode kontrasepsi yang bisa menjadi pilihan laki-laki adalah vasektomi. Untuk lebih mencapai daerah pelosok kini sekitar 40 persen kabupaten/kota di Indonesia memiliki mobil keliling KB yang bisa melayani vasektomi.

"Setiap mobil pelayanan KB keliling yang didesain untuk kabupaten/kota sudah cukup untuk melayani pasang IUD, implan dan khususnya vasektomi," ujar sekretaris utama BKKBN Dr Sudibyo Alimoeso, MA disela-sela acara workshop dan outbound jurnalis dan BKKBN di Rumah Jambuluwuk, Tapos, Ciawi, Jawa Barat, Selasa (1/11/2011).

Sudibyo menuturkan vasektomi ini bisa dilakukan disetiap mobil keliling sepanjang dokter yang melakukan sudah ahli karena proses ini butuh keahlian atau keterampilan dan tidak perlu anestesi seperti perempuan. Namun mobil ini tidak bisa melayani tubektomi karena pada proses ini butuh anestesi sehingga memerlukan ruang recovery, sehingga dianjurkan tidak dilayani untuk menjaga kualitasnya.

"Saat ini sudah ada sekitar 40 persen dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia memiliki mobil pelayanan KB yang bisa melayani vasektomi, dan program ini sudah ada sejak 2009," ujar Sudibyo.

Hal penting dalam menyukseskan vasektomi ini tergantung dari animo masyarakat, meski mobil disediakan tapi kalau animonya kurang maka tidak akan cukup. Untuk itu mendekatkan motivasi adalah tugas penting, seperti peran ulama.

"Seperti di Situbondo vasektominya luar biasa karena ulamanya sudah mengijinkan," ujar Sudibyo.

Lebih lanjut Sudibyo mengungkapkan orang yang pernah melakukan vasektomi juga bisa menjadi motivator seperti memberikan testimoni untuk menjelaskan bahwa rumor-rumor mengenai vasektomi itu tidak benar. Dan kadang ada istri yang tidak mengijinkan suaminya melakukan vasektomi sehingga lebih baik ia yang berkorban untuk melakukan KB.

Prosedur vasektomi sangat sederhana, bahkan disebut-sebut lebih ringan dibandingkan sunat. Operasi ini hanya melibatkan sayatan kecil di kantong buah zakar serta pemotongan vas deferens atau saluran sperma yang hanya memakan waktu paling lama 10 menit.

Setelah vasektomi biasanya disarankan untuk beristirahat atau membatasi aktivitas fisik dalam waktu 1-2 hari, menjaga luka bekas operasi agar tidak basah atau kotor, mengonsumsi obat jika diberikan serta datang ke klinik 1 minggu kemudian untuk kontrol.



(ver/ir

Tidak ada komentar:

Posting Komentar