(Foto: Thinkstock)
Menurut sebuah studi baru, gangguan suara selalu terjadi pada 1 dari 4 operator telepon.
Peneliti mensurvei hampir 600 pekerja di 14 call center di Inggris dan Irlandia serta menemukan bahwa 25 persen diantaranya memiliki masalah seperti kehilangan suara, sakit tenggorokan dan sesak nafas.
Studi ini juga menemukan bahwa operator telepon menerima pelatihan kerja yang komprehensif secara teratur, namun sedikit dari program pelatihan tersebut yang berkaitan dengan gangguan suara.
"Suara adalah alat kerja utama bagi 1 dari 3 pekerjaan di Inggris, tak hanya operator telepon, tetapi juga jurnalis penyiaran, guru, pemerintahan, IT, agen penjualan via telepon, ritel, pemasaran, pelayanan pelanggan, sektor pariwisata dan perhotelan serta lainnya," ungkap pemimpin studi Diane Hazlett, kepala School of Communication di University of Ulster, Inggris.
Hazlett pun mendesak para pengusaha untuk mengambil langkah penanganan gangguan suara yang sering terjadi pada para pekerjanya.
"Kebijakan pada perawatan suara seharusnya ada dalam seluruh lingkungan call center serta di-review secara rutin," kata Hazlett seperti dilansir dari Health.com, Kamis (18/4/2012). "Ke depan, perlu ada penekanan pencegahan gangguan suara dalam industri ini, tentu saja untuk memelihara kesehatan suara secara optimal.
Pengusaha di sektor ini juga perlu lebih memahami betapa pentingnya suara dengan memperhatikan kesehatan suara pekerjanya serta menciptakan lingkungan pekerjaan yang mendukung hal itu."
Hazlett juga mencatat bahwa operator telepon yang baru, terutama wanita adalah pekerja yang paling berisiko mengalami gangguan suara, selain karena penggunaan suaranya dioptimalkan, pekerja juga harus menyesuaikan diri dengan tuntutan pekerjaan.
Cara-cara untuk mengurangi risiko gangguan suara diantara para operator telepon seperti pemberian informasi tentang kesehatan dan perawatan suara, pelatihan, istirahat teratur dan menjaga tenggorokan selalu basah dengan banyak minum air atau minuman yang sehat bagi tenggorokan.
(ir/ir
Tidak ada komentar:
Posting Komentar