Selasa, 02 Agustus 2011

Kelebihan Berat Badan Lebih Bahaya untuk Orang India

Your browser does not support iframes.



(Foto: thinkstock)Ontario, Kanada, Berat badan berlebih memang berbahaya untuk tubuh semua orang, tapi sebuah penelitian baru menemukan bahwa kenaikan berat badan bisa sangat berbahaya pada orang keturunan Asia Selatan, seperti orang India. Mengapa?

Hasil penelitian terbaru menunjukkan bahwa tubuh manusia tidak 'mengemas' lemak dengan cara yang sama. Orang-orang dari Asia Selatan seperti orang India lebih mungkin memiliki tambahan lemak di sekitar organ internalnya, seperti hati, dibandingkan dengan orang Kaukasia.

Jenis lemak yang dikenal sebagai lemak visceral atau lemak perut, dianggap lebih berbahaya bagi kesehatan daripada lemak subkutan atau lemak di bawah kulit.

Penelitian sebelumnya telah mengaitkan lemak perut dengan perkembangan tekanan darah tinggi, kadar kolesterol tak sehat dan resistensi insulin, yang dapat berkembang menjadi penyakit kardiovaskular atau diabetes tipe 2.

"Hasil ini menjelaskan mengapa orang Asia Selatan sebelumnya telah ditemukan berada pada risiko lebih besar untuk menderita penyakit jantung dan diabetes tipe 2," kata peneliti Dr. Arya Sharma, direktur Canadian Obesity Network, seperti dilansir Myhealthnewsdaily, Selasa (2/8/2011).

Terkait dengan cara tubuh membawa lemak, Dr. Sharma mengatakan orang Asia Selatan mengalami masalah lebih besar dibandingkan dengan orang Kaukasia dengan berat badan yang sama.

"Dokter harus memeriksa orang keturunan Asia Selatan untuk penyakit jantung dan diabetes pada indeks massa tubuh (BMI) yang lebih rendah dari orang Kaukasia," lanjut Dr. Sharma.

Dalam penelitian ini, peneliti memeriksa sekitar 100 orang keturunan Asia Selatan (didefinisikan sebagai orang yang memiliki orangtua atau kakek nenek yang berasal dari India, Pakistan, Sri Lanka atau Bangladesh) dan Kaukasia (yang nenek moyangnya berasal dari Eropa).

Peneliti menggunakan scan tubuh untuk menentukan distribusi lemak pada tubuh peserta. Hasilnya, setelah disesuaikan untuk usia, jenis kelamin dan BMI, peneliti menemukan orang keturunan Asia Selatan memiliki lebih sedikit lemak di bawah kulit dan lebih banyak lemak di sekitar organ dibandingkan orang Kaukasia.

"Ini mungkin karena tubuh orang Asia Selatan disusun dengan memiliki sedikit ruang untuk menyimpan lemak di bawah kulit daripada orang Kaukasia," jelas Dr. Sonia Anand, profesor kedokteran dan epidemiologi di McMaster University di Hamilton, Ontario.

Menurutnya, kelebihan lemak orang Asia Selatan akhirnya akan meluap ke kompartemen ektopik, di perut dan hati, yang mungkin dapat mempengaruhi fungsi organ tersebut.

Hasil penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal PLoS ONE.





(mer/ir

Tidak ada komentar:

Posting Komentar