Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Para ilmuwan baru-baru ini membuktikan, olahraga bersama teman yang lebih bugar secara fisik bisa memberikan suntikan motivasi tersendiri. Bahkan jika temannya tersebut cuma teman virtual, alias kehadirannya tidak nyata misalnya hanya melalui rekaman video.
Tim peneliti dari Michigan State University menyimpulkan hal itu setelah mengamati 58 perempuan muda yang mengikuti kelas sepeda statis selama 6 sesi. Seluruh partisipan diminta untuk mengayuh sepeda statis dalam waktu yang tidak ditentukan, selama masih dirasakan nyaman.
Para partisipan dibagi menjadi 2 kelompok, salah satunya menjalani sesi bersepeda tanpa teman alias hanya sendirian dalam satu ruangan. Kelompok yang lain juga melakukannya sendirian, namun ditemani oleh partner virtual berupa rekaman video peserta lain.
Meski sebenarnya hanya berupa rekaman video, para partisipan di kelompok uji diberitahu bahwa video tersebut adalah tayangan langsung dari ruangan sebelah. Jadi dalam bayangan si partisipan, ia sedang berolahraga bersama seseorang yang lain dalam waktu yang sama.
Dari video rekaman tersebut, partisipan bisa memantau tingkat kebugaran fisik pasangannya selama berlahraga. Padahal oleh para peneliti, tingkat kebugaran pasangan virtual yang ditampilkan sudah diatur sehingga tampak selalu lebih bugar dari si partisipan.
Hasilnya cukup mengejutkan, partisipan yang ditemani oleh pasangan virtual sanggup mengayuh sepeda statis lebih lama dibandingkan partisipan di kelompok kontrol yang benar-benar hanya sendirian mengayuh sepeda di dalam ruangan. Perbedaan durasi olahraganya mencapai 2 kali lipat.
"Mampu mendongkrak performa hingga 2 kali lipat saat berolahraga adalah pencapaian yang sangat substansial bagi yang ingin meningkatkan aktivitas fisiknya," tulis para peneliti dalam laporan ilmiahnya, seperti dikutip dari Dailymail, Minggu (20/5/2012).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar