Selasa, 20 Desember 2011

Perban Pintar yang Mampu Tumbuhkan Pembuluh Darah

Your browser does not support iframes.




(Foto: thinkstock)
Illinois, Perban yang disebut 'microvascular stamp' dikembangkan untuk merangsang dan mengarahkan pertumbuhan pembuluh darah pada permukaan luka. Perban ini berisi sel-sel hidup yang mampu menumbuhkan jaringan yang rusak dalam pola tertentu. Setelah seminggu digunakan, pola tersebut akan menyesuaikan dengan pembuluh darah.

"Semua jenis jaringan ingin membangun kembali, termasuk tulang, otot atau kulit, dan sangat membutuhkan pembuluh darah. Tapi salah satu tantangan besar dalam menciptakan jaringan pembuluh darah adalah bagaimana cara mengontrol pertumbuhan dan jarak pembuluh darah baru. Kemampuan untuk memolakan pembuluh darah fungsional pada skala ini dalam jaringan hidup belum pernah ada sebelumnya," kata peneliti dari University of Illinois, Hyunjoon Kong.

Jika para peneliti lain sebelumnya telah menanamkan faktor penumbuh dalam bahan yang digunakan pada luka untuk menumbuhkan pembuluh darah, pendekatan baru ini merupakan yang pertama kalinya menggabungkan sel-sel hidup dalam perban. Sel-sel ini akan melepas faktor penumbuh dengan cara yang lebih berkelanjutan daripada metode lainnya.

Dalam laporan yang dimuat jurnal Advanced Material, peneliti menjelaskan bahwa bahan perban dibuat dari lapisan hidrogel yang terbuat dari polietilena glikol, dan alginat metakrilat yang berbentuk seperti jelly.

Bahan-bahan ini memungkinkan molekul kecil melewatinya dan berisi saluran berbagai ukuran untuk mengarahkan aliran molekul yang lebih besar. Perban ini telah diuji pada permukaan embrio ayam.

"Setelah seminggu, perban dilepas dan memperlihatkan jaringan pembuluh darah baru sesuai pada pola saluran pada perban. Ini adalah demonstrasi pertama yang menunjukkan bahwa pembuluh darah dapat dikendalikan oleh biomaterial," kata Kong seperti dilansir Scienceagogo.com, Selasa (20/12/2011).

Rekan peneliti, Rashid Bashir, melihat banyak potensi dari perban baru ini. Dari mengarahkan pertumbuhan pembuluh darah di sekitar arteri yang tersumbat serta meningkatkan aliran pembuluh darah pada jaringan yang aliran darahnya buruk.

"Meningkatkan pertumbuhan pembuluh darah baru dalam pola terkoordinasi setelah operasi juga dapat mempercepat waktu pemulihan dan mengurangi jumlah jaringan parut," pungkas Bashir.


(ir/ir

Tidak ada komentar:

Posting Komentar