(Foto: thinkstock)
Rumah Sakit St Ann di London Kamis (12/12/2011) lalu telah membuka klinik bagi para penguntit dengan tujuan mencegah perkosaan, penyerangan seksual dan pembunuhan. Pembukaan klinik ini menandai transisi cara pemerintah Inggris dalam menangani para penguntit.
Bukan hanya mengadili dan menghukum, pengadilan saat ini akan memiliki pilihan untuk merujuk para penguntit ke klinik agar mendapat pengobatan terhadap gangguan kesehatan mentalnya. Menurut laporan BBC, Senin (12/12/2011), pusat kesehatan yang unik ini nampaknya menjadi yang pertama dari jenisnya di dunia.
Konsultan psikiater forensik, Dr Frank Farnham, yang merupakan salah satu pendiri klinik, menguraikan empat jenis utama penguntit, yaitu:
1. Mantan pacar yang kesal
2. Pelamar yang tidak kompeten
3. Orang yang tergila-gila
4. Penguntit buas yang merencanakan tindak kekerasan.
Farnham percaya bahwa akan ada banyak penguntit yang merespons positif terhadap pengobatan anti-depresi, terapi dan pelatihan keterampilan sosial. Sesuai dengan hasil survei kejahatan di Inggris yang berjudul British Crime Survey menemukan terdapat 18,1 persen wanita dan 9,4 persen pria berusia 16-59 yang mengaku sedang dikuntit.
"Jika kita bisa menangani penguntit, kita dapat menyelamatkan nyawa. Ada kebutuhan besar terhadap layanan nasional yang dikoordinasikan dapat memberikan saran spesialis dan pengobatan," kata Farnham.
"Ini adalah sumber daya yang sebelumnya tidak ada dan akan mengurangi kerugian korban, baik untuk saat ini dan masa depan, serta mendukung dokter dan profesional yang selama ini berkecimpung dengan penguntit dan situasi saat inidi Inggris," kata Dr Rachel MacKenzie, seorang psikolog forensik senior di Melbourne.
Sedangkan kepala eksekutif Network for Surviving Stalking, Alexis Bowater mengatakan ini nadalah langkah yang inovatif karena pengobatan dan rehabilitasi penguntit adalah penting jika kita ingin menghentikan kehidupan yang hilang akibat menguntit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar