Selasa, 10 Mei 2011

Kebaikan dan Keburukan dari 5 Posisi Tidur

Your browser does not support iframes.



(Foto: thinkstock)Jakarta, Manusia menghabiskan sepertiga waktu hidup untuk tidur dan sekitar 95 persen penduduk dunia tidur dengan posisi yang sama setiap malam. Tahukah Anda bahwa setiap posisi tidur memiliki efek baik dan buruk untuk kesehatan?

Para ahli kesehatan mengungkapkan bahwa setiap posisi tidur memiliki efek baik dan buruk masing-masing untuk kesehatan.

Berikut beberapa posisi tidur beserta efek baik dan buruknya, seperti dilansir Dailymail, Selasa (10/5/2011):

1. Posisi pemulihan (Miring ke Kiri)
Positif: Baik untuk refluks asam lambung
Negatif: Buruk untuk keriput

"Dikenal sebagai posisi pemulihan karena mirip dengan postur yang digunakan dalam keadaan darurat medis. Posisi ini dapat membantu mengurangi refluks asam dan gangguan pencernaan," jelas Professor Jim Horne dari Sleep Research Centre di Loughborough University.

Refluks asam atau refluks esofagus (esophageal reflux) adalah kembalinya makanan dari lambung ke dalam esofagus (saluran yang mengangkut makanan dari mulut ke perut).

Kebocoran asam lambung disebabkan oleh lemahnya sambungan antara perut dan kerongkongan dan memicu rasa sakit terbakar. Kuncinya adalah tidur dengan sisi kiri.

Dalam studi pasien mulas di Graduate Hospital, Philadelphia, dokter menemukan bahwa tidur di sisi sebelah kanan membuat asam lambung yang bocor membutuhkan waktu lebih lama untuk keluar dari kerongkongan dibandingkan dengan tidur di sebelah kiri, sehingga pasien yang tidur di sisi kanan mengalami ketidaknyamanan.

Namun meskipun posisi ini bisa meringankan sakit perut, tidur miring bisa memperburuk keriput. Dr Dennis Wolf, anggota British Association of Cosmetic Dermatologists menjelaskan bahwa tidur miring dapat meningkatkan tekanan pada lipatan nasolabial yang berjalan dari sudut-sudut hidung ke sisi mulut (dikenal sebagai garis tawa).

 



 


(mer/ir

Tidak ada komentar:

Posting Komentar