Senin, 02 Juli 2012

Anjuran dan Larangan Perawatan Kaki untuk Penderita Diabetes

Browser anda tidak mendukung iFrame



(Foto: thinkstock)
Jakarta, Penderita diabetes rentan mengembangkan masalah pada kaki karena kondisi yang disebut neuropati perifer. Masalah serius dari kondisi ini dapat menyebabkan cedera kaki, sehingga Anda perlu menjaga kesehatan kaki Anda.

Kondisi tersebut juga dapat menyebabkan radang kulit. Selain itu, infeksi kaki pada penderita diabetes memerlukan waktu yang lama untuk sembuh karena dapat tumbuh jauh ke dalam jaringan. Dalam beberapa kasus, infeksi yang bertambah parah memerlukan amputasi.

Berikut yang harus dilakukan oleh penderita diabetes untuk merawat kakinya, seperti dikutip dari onlymyhealth, Senin (2/7/2012) antara lain:

1. Jaga kebersihan kaki Anda

Gunakan air hangat untuk mencuci kaki Anda. Pastikan untuk menjaga daerah antara jari kaki untuk tetap kering. Jjika daerah ini lembab, akan semkain mudah terinfeksi.

2. Potong kuku kaki Anda

Potonglah kuku Anda benar, jangan sampai tumbuh ke dalam dan menusuk kulit jari kaki. Lebih baik memotong kuku dengan lurus dan tidak melengkung.

3. Kenakan kaus kaki yang tidak berjahit

Penderita diabetes harus menghindari mengenakan kaus kaki dengan jahitan di bagian pinggirnya. Jahitan tersebut dapat bergesekan dengan kulit dan menyebabkan lecet atau radang kulit lainnya.

4. Olahraga dengan berjalan kaki

Berjalan adalah salah satu latihan terbaik bagi penderita diabetes untuk kesehatan secara keseluruhan dan juga untuk kaki. Tetapi Anda perlu memastikan bahwa sepatu yang Anda kenakan sesuai.

5. Pilih sepatu yang nyaman

Pilihlah sepatu kanvas dengan sol bagian atas, memiliki ukuran panjang dan lebar yang tepat untuk kaki dan memiliki sedikit ruang untuk bergeser. Sepatu juga harus kokoh dan memiliki bantalan yang tepat.

Berikut hal harus dihindari oleh penderita diabetes terkait kesehatan kakinya, antara lain:

1. Jangan pernah pergi tanpa alas kaki karena akan meningkatkan kemungkinan mendapatkan cedera kaki.

2. Hindari sepatu dengan ujung runcing, sepatu berhak tinggi atau sandal. Alas kaki tersebut menyebabkan tekanan yang tidak semestinya pada kaki Anda dan dapat menyebabkan gangguan tulang dan sendi.

3. Jangan merokok atau minum alkohol. Kerusakan saraf yang disebabkan oleh alkohol berkontribusi pada masalah kaki diabetik, selain itu merokok dapat mengurangi aliran darah ke kaki.

4. Jangan memakai pakaian ketat, karena dapat membatasi aliran darah ke kaki.

5. Jangan memakai sepatu yang memiliki lapisan atau potongan kasar di dalamnya, karena dapat menyebabkan infeksi.



(ir/ir

Tidak ada komentar:

Posting Komentar