Minggu, 02 Januari 2011

5 Cara Mengatasi Mabuk

Your browser does not support iframes.



(Foto: thinkstock)Jakarta, Minuman keras seperti bir, vodka, gin, martini atau campurannya bisa membuat seseorang mabuk dan hilang kendali karena orang cenderung minum lebih banyak banyak dari jumlah yang dipikirkannya.

"Mabuk bisa menyebabkan kerusakan otak, karenanya seseorang harus merencanakan minuman apa yang ingin dikonsumsinya dan jangan terbawa arus," ujar Dr Aaron Michelfelder dari Loyola University Stritch School of Medicine di Chicago, seperti dikutip dari AOLHealth, Senin (3/1/2011).

Michelfelder menuturkan selama ini masyarakat berpikir minum kopi bisa mengatasi mabuk, padahal kenyataannya tidak. Kopi mungkin bisa membuat seseorang merasa lebih terjaga, tapi ia tidak mengubah atau mengatasi efek dari mabuk.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi mabuk, yaitu:

Zink dan vitamin B
Enzim di dalam hati bisa mengubah alkohol menjadi asetaldehida, yaitu zat yang menyebabkan wajah memerah, sakit kepala dan mual yang merupakan efek dari mabuk. Untuk mendetoksifikasi alkohol ini, enzim hati memerlukan mineral zink (seng) dan vitamin B terutama B1. Karenanya orang yang sering mengonsumsi alkohol akan rentan terkena kerusakan hati.

Jangan lupa untuk mengonsumsi air putih yang cukup

Dehidrasi merupakan salah satu efek samping utama dari mabuk. Karenanya jika seseorang habis minum, maka setelah sampai di rumah segeralah minum 500 ml air kelapa atau air putih. Cairan ini akan membantu menghidrasi tubuh serta meningkatkan jumlah elektrolit dan kadar glukosa dalam darah.

Usahakan perut sudah terisi sebelum minum
Mengonsumsi makanan bergizi sebelum pergi ke pesta atau mengonsumsi alkohol akan sangat berguna, karena makanan di perut akan memperlambat penyerapan alkohol oleh tubuh.

Minum campuran wortel, bit, jahe dan lemon
Buah bit, wortel, jahe dan lemon adalah bahan-bahan yang baik untuk hati, sebagai terapi dan juga untuk mengurangi efek mabuk. Cobalah mencampurkan 3 wortel, bit, setengah cm jahe dan setengah cangkir lemon. Minumlah satu gelas sehari campuran tersebut.

Melakukan olahraga

Olahraga berat seperti cardio bisa membantu memompa darah yang membuat tubuh lebih cepat mensirkulasikan darah melalui ginjal dan hati. Hal ini akan membuat tubuh semakin cepat mengeluarkan alkohol dari dalam sistem.

(ver/ir

Kecerdasan dan Ketampanan Mempengaruhi Kualitas Sperma

Your browser does not support iframes.



R Pattinson - M Zuckerberg (foto: diolah)Jakarta, Bagi wanita, ada cara mudah untuk mengetahui seberapa subur pasangannya. Pandangi saja wajahnya dan perhatikan jurnal ilmiah apa saja yang dibacanya. Menurut penelitian, ketampanan dan kecerdasan seorang pria menunjukkan kualitas spermanya.

Hubungan antara kualitas sperma dengan tingkat intelegensi seorang pria pernah dilakukan di University of New Mexico pada tahun 2008. Menurut penelitian tersebut, kualitas sperma yang kurang baik bisa menjadi indikator adanya penurunan fungsi otak yang berhubungan dengan kemampuan verbal dan aritmatika.

Hubungan ini terungkap saat peneliti memeriksa sampel air mani dari 425 veteran perang Vietnam di AS yang terkena dampak Agent Orange, senyawa kimia berbahaya yang digunakan untuk melumpuhkan gerilyawan. Selain mendapati penurunan jumlah sel sperma dalam air mani, peneliti juga mendapati bahwa kecerdasan para veteran menurun.

"Sperma dan kecerdasan sama-sama berhubungan dengan kebugaran fisik sehingga masuk akal jika di antara keduanya ada saling keterkaitan. Meski memang tak terlalu signifikan, terbukti ada keterkaitan," ungkap salah satu peneliti, Geoffrey Miller seperti diberitakan Newscientist, Minggu (2/1/2011).

Sementara itu hubungan sperma dengan ketampanan lebih dulu terungkap dalam penelitian di University of Valencia pada tahun 2003. Penelitian itu menunjukkan bahwa pria dengan wajah yang menarik punya sperma yang lebih sehat sehingga mampu bergerak lebih cepat untuk membuahi sel telur.

Penelitian itu dilakukan dengan mengumpulkan 66 foto pria berikut sampel spermanya. Peneliti memeriksa sampel tersebut lalu mengelompokkannya dalam 3 kategori yakni kategori sperma unggul, kategori sperma normal dan kategori sperma tidak sehat.

Setelah dikelompokkan berdasarkan kualitas spermanya, foto-foto itu kemudian dimintakan penilaian pada 66 responden wanita. Ternyata, foto-foto pria yang berada dalam kategori sperma unggul cenderung mendapat penilaian lebih menarik dibanding foto pria dalam kategori sperma normal dan tidak sehat.

"Wajah pria yang dinilai menarik oleh para responden adalah wajah-wajah yang simetris. Bagian wajah yang banyak menarik perhatian adalah mata, hidung dan telinga," ungkap Maria Sancho-Navarro, salah seorang pakar yang terlibat dalam penelitian tersebut.
(up/ir

Tangga Full Music yang Lebih Sehat Akan Gantikan Eskalator

Your browser does not support iframes.



foto: ThinkstockLondon, Ada-ada saja cara pemerintah Inggris untuk mengolahragakan masyarakatnya. Agar warga tak terlalu mengandalkan eskalator, setiap anak tangga di tempat umum akan mengeluarkan musik berbeda tiap ada kaki yang menginjak sehingga jadi lebih menarik.

Terobosan ini pertama kali diterapkan di sebuah stasiun kereta di Stockholm, Swedia beberapa waktu yang lalu. Perusahaan mobil Volkswagen menyumbangkan teknologi 'tombol piano' yang dilengkapi sensor gerak di setiap anak tangga yang ada di tempat tersebut.

Ketika diinjak, tiap anak tangga akan mengeluarkan nada yang berbeda sehingga memberikan sensasi bermain musik bagi orang-orang yang melewatinya. Mungkin agak berisik saat banyak yang melintas, namun tentu lebih menyenangkan dibanding mendengar suara orang mengeluh kecapekan.

Terobosan ini cukup efektif meningkatkan minat masyarakat untuk beralih dari tangga berjalan atau eskalator maupun lift, lalu menggunakan tangga manual yang lebih sehat. Sejak menggunakan teknologi tersebut, tingkat penggunaan tangga manual di stasiun meningkat 66 persen.

Sukses di Stockholm membuat pemerintah Inggris berniat menerapkan teknologi serupa. Pemerintah melalui Behavioural Insights Team tengah merancang sebuah konsep penyehatan masyarakat yang berisi terobosan-terobosan baru termasuk tangga penerapan full musik seperti di Stockholm.

"Membuat anak tangga menjadi lebih menarik perhatian dapat meningkatkan motivasi warga untuk lebih banyak bergerak," ungkap juru bicara tim dalam sebuah laporan seperti dilansir dari Telegraph, Minggu (2/1/2011).

Terobosan lain yang akan dilakukan pemerintah Inggris adalah memberikan garis penanda berwarna kuning yang mencolok pada counter buah dan sayuran di pusat-pusat perbelanjaan. Harapannya warga lebih tertarik membeli buah dan sayuran yang kaya serat untuk mengimbangi konsumsi daging dan makanan-makanan tinggi kalori.

Selain itu, murid sekolah akan dipasangi sensor untuk mengukur berapa jarak yang ditempuh dengan berjalan kaki dari rumah ke sekolah. Murid yang berjalan kaki lebih jauh dibanding naik bus sekolah akan mendapat reward atau hadiah tertentu.

(up/ir

Sabtu, 01 Januari 2011

Perempuan dengan Nama Akhir A Paling Sering Ganti Pasangan

Your browser does not support iframes.



foto: ThinkstockParis, Seks adalah urusan personal sehingga sangat tidak etis menanyakan berapa kali seseorang pernah gonta-ganti pasangan seks. Namun bagi yang iseng, ada cara mudah dan terpercaya untuk memperkirakannya yakni dengan melihat huruf terakhir pada namanya.

Kate Middleton misalnya, dalam 9 tahun terakhir hanya dekat dengan Pangeran William sebelum akhirnya bertunangan pada akhir 2010. Sebagai tunangan seorang bangsawan, Kate yang namanya diakhiri huruf 'e' dapat diperkirakan akan punya kehidupan seksual yang lurus-lurus saja.

Bandingkan dengan diva pop Christina Aguilera yang akhirnya bercerai dengan Jordan Bratman meski baru 5 tahun menikah. Dengan nama yang diakhiri huruf 'a' Christina lebih punya bakat untuk gonta-ganti pasangan, bahkan tak menutup kemungkinan kelak akan bercerai lagi dengan pasangan barunya.

Asumsi dan perkiraan tersebut tidak mengada-ada, sebab ada sebuah penelitian di Prancis yang membuktikan huruf terakhir pada nama seseorang berhubungan dengan perilaku seksualnya. Dikutip dari The Sun, Minggu (2/1/2011), seseorang terutama perempuan, punya kecenderungan gonta-ganti partner seks ketika namanya diakhiri huruf 'a'.

Menurut penelitian tersebut, perempuan yang namanya diakhiri huruf 'a' rata-rata berganti partner seks 4,4 kali sebelum akhirnya bertemu dengan pasangan sehidup sematinya. Jika dirinci, nama Laura, Tania dan Lola paling sering ganti partner, masing-masing dengan rerata 9,7 kali, 9,6 kali dan 9,5 kali.

Sebaliknya nama perempuan yang paling jarang berganti pasangan seks biasanya diakhiri dengan konsonan alias huruf mati, atau vokal 'e'. Sebagai contoh nama perempuan yang diakhiri huruf 'e' misalnya, nama Therese rata-rata hanya berganti pasangan sebanyak 1,1 kali, nama Francese 1,2 kali dan nama Martine 1,3 kali.

Smartdate, situs biro jodoh yang menyelenggarakan penelitian itu mengatakan bahwa kecenderungan tersebut dipengaruhi oleh faktor budaya. Nama-nama tradisional untuk perempuan di Prancis umumnya diakhiri dengan konsonan, sementara nama yang diakhiri vokal terutama 'a' banyak dipakai oleh perempuan moderen dengan gaya hidup lebih terbuka.

Perilaku seks bebas sering menjadi bagian dari gaya hidup moderen dan sering memberikan dampak buruk bagi kesehatan reproduksi. Di antaranya meningkatkan risiko penularan human immunodeficiency virus (HIV) dan infeksi menular seksual lain termasuk kencing nanah (gonorrhea) dan raja singa (sifilis)
(up/ir

Gaya Hidup Tak Sehat Tertanam di Usia 16 Tahun

Your browser does not support iframes.



(Foto:thinkstock)Basque, Spanyol, Gaya hidup tak sehat bisa menimbulkan berbagai gangguan atau penyakit di dalam tubuh. Berdasarkan survei diketahui gaya hidup tak sehat ini mulai tertanam sejak usia 16 tahun.

Penelii mengklaim pola gaya hidup yang suka mengonsumsi makanan tak sehat, minum alkohol dan jarang berolahraga mulai mendarah daging ketika seseorang berusia 16 tahun.Temuan ini disampaikan oleh Marta Arrue dari University of the Basque Country di Spanyol.

"Perubahan gaya hidup ini akan diikuti dengan berbagai risiko yang akhirnya bisa menyebabkan kualitas atau jam tidur yang kurang," ujar Arrue, seperti dikutip dari Telegraph, Sabtu (1/1/2011).

Arrue menuturkan perhatian khusus harus diberikan pada remaja 16 tahun, karena pada usia tersbeut merupakan titik balik dan juga penentuan kebiasaan apa yang akan dipilihnya, yaitu perilaku sehat atau perilaku yang berisiko.

Dalam penelitian ini diamati 2.018 orang muda di wilayah Basque, Spanyol yang diminta untuk mengisi kuesioner. Data kuesioner ini disusun dan dianalisa berdasarkan jenis kelamin dan juga usia. Diketahui bahwa kebiasaan hidup yang tidak sehat sudah mulai terdeteksi sejak masa remaja awal.

Perempuan menunjukkan perilaku risiko yang lebih besar dibanding laki-laki. titik kelemahan perempuan adalah pada pola gaya hidup modern, masalah tidur, risiko hamil dan juga infeksi penyakit menular seksual. Sedangkan titik lemah laki-laki adalah penggunaan alkohol, obat-obatan dan juga pola makan yang buruk. Kondisi ini dipengaruhi oleg berbagai faktor seperti kurangnya informasi dan juga lingkungan.

"Untuk itu perlu dipertimbangkan kampanye pencegahan yang diutamakan pada kelompok-kelompok berisiko dan bahkan pada remaja berusia kurang dari 13 tahun," ujar Arrue.

(ver/ir

Kapan Gangguan Seks Perlu Diterapi?

Your browser does not support iframes.



(Foto:thinkstock)Jakarta, Kelainan atau gangguan seksual kadang bisa membuat seseorang merasa tidak nyaman dan merusak hubungannya dengan pasangan. Lalu kapan seseorang membutuhkan terapi untuk gangguan seksualnya?

Terapi seks adalah salah satu jenis psikoterapi, dengan melakukan terapi ini seseorang bisa menghilangkan kekhawatiran tentang fungsi seksual, perasaan seksual dan juga masalah keintiman. Terapi ini bisa dilakukan secara individual atau dengan pasangan.

Umumnya orang akan merasa canggung atau malu ketika harus membicarakan masalah seksualnya. Namun jika masalah tersebut tidak tertangani dengan baik justru bisa memperburuk hubungan dengan pasangan yang memicu perceraian atau perselingkuhan.

Terapi seks biasanya diberikan oleh psikolog, dokter atau terapis yang memiliki lisensi pelatihan khusus untuk masalah seks dan hubungan. Terapi ini umumnya dilakukan dalam jangka waktu pendek tergantung pada masalah yang dihadapinya.

Seperti dikutip dari Mayo Clinic, Sabtu (1/1/2011) terapi seks bisa membantu menyelesaikan berbagai masalah seksual yang bisa mempengaruhi hubungan dengan pasangan. Seseorang membutuhkan bantuan terapi seks jika memiliki masalah seperti:

  1. Khawatir tentang hasrat atau gairah seksual
  2. Khawatir tentang minat atau orientasi seksualnya
  3. Perilaku seksual kompulsif
  4. Disfungsi ereksi
  5. Ejakulasi dini
  6. Bermasalah dalam hal mencapai orgasme (anorgasmia)
  7. Nyeri saat berhubungan (dyspareunia)
  8. Masalah keintiman yang terkait dengan kondisi kronis atau kecacatan

Jika gangguan seksual tersebut sudah mengganggu hubungan dengan pasangan atau menimbulkan rasa ketidaknyamanan, maka seseorang harus membicarakannya dengan terapis. Setelah terapis memahami permasalahan seksual yang dihadapi, maka akan dibahas cara-cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi serta meningkatkan komunikasi dan keintiman.

Jika sudah memiliki pasangan biasanya terapi akan melibatkan pasangan dalam beberapa pertemuan dan memberikan tugas yang harus dilakukan oleh keduanya, yaitu:

  1. Membaca bersama tentang teknik seksual
  2. Memperlamat dan fokus pada penginderaan dalam hubungan seksual
  3. Mengubah cara berinteraksi dengan pasangan saat berhubungan seks.

Sebagian besar masalah seks yang membutuhkan bantuan terapi berkaitan dengan berbagai masalah mendasar seperti stres, kecemasan atau depresi. Meski dalam kasus tertentu disebabkan oleh penyakit kronis, efek samping pengobatan atau efek pasca operasi.

(ver/ir

Kenapa Tidak Boleh Minum Obat dengan Susu?

Your browser does not support iframes.



(Foto:thinkstock)Jakarta, 'Jangan minum obat dengan susu' kata-kata itu seringkali didengar atau diucapkan oleh masyarakat ketika ingin mengonsumsi obat oral. Kenapa susu tidak boleh dicampur dengan obat?

Obat atau antibiotik yang dikonsumsi secara oral bisa menjadi efektif bagi seseorang jika dikonsumsi dan diserap dengan baik oleh tubuh. Obat oral harus diserap dari saluran pencernaan hingga bisa masuk ke dalam aliran darah lalu dikirim ke daerah yang sakit atau mengalami infeksi untuk pengobatan.

Terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi kemampuan tubuh untuk menyerap obat dengan baik, termasuk keasaman relatif di perut, ada atau tidaknya nutrisi lemak atau nutrisi lainnya, serta apakah ada unsur-unsur tertentu di dalam tubuh seperti kalsium.

Seperti dikutip dari Everydayhealth.com, Sabtu (1/1/2011) beberapa obat seperti keluarga antibiotik yang mengandung tetrasiklik akan bereaksi dengan susu. Kalsium yang terdapat dalam susu akan mengikat obat atau antibiotik sehingga mencegah penyerapan obat tersebut di dalam tubuh.

Selain itu ada obat yang baik dikonsumsi setelah makan ataupun sesudah makan, hal ini disebabkan makanan yang dikonsumsi tersebut bisa mempengaruhi penyerapan obat. Karenanya menjadi hal yang sangat penting untuk mengikuti petunjuk penggunaan yang tertera pada botol atau bungkus obat, serta masyarakat sebaiknya selalu menanyakan kriteria obat yang dikonsumsinya pada apoteker.

Lalu bagaimana dengan minuman lainnya seperti kopi, teh atau jus?

Minuman lainnya seperti kopi, teh atau jus umumnya mengandung berbagai senyawa seperti kafein yang kemungkinan bisa bereaksi dengan obat yang dikonsumsi sehingga mempengaruhi penyerapannya.

Untuk itu masyarakat selalu disarankan mengonsumsi obat dengan menggunakan air putih yang diketahui tidak memiliki kandungan apapun, sehingga tidak mempengaruhi penyerapan obat. Selain itu air putih bisa membantu melarutkan obat yang dikonsumsi di dalam lambung sehingga proses penyerapannya menjadi lebih baik dan lebih mudah.

(ver/ir